Postingan

HAI!

Halo. Welcome to my new blog! Blog lama saya: http://cerita-celotehan.blogspot.co.id/ --> lupa password dan email jadi sudah nggak bisa masuk (klasik banget ya?) jadi pindah kesini dan tulisan-tulisannya belum saya pindah kesini. Baca juga cerita saya di: https://medium.com/@fatimahauliarhm --> nantinya akan saya pindah kesini juga if I have a long spare time. So sorry. Thank you, Have fun!

Wakatobi, Sulawesi Tengara

Gambar

Resolusi 2016: Saatnya Bermentalitas Berkelas Untuk Kaum Muda Muslim Penuh Optimis

  Assalammu’alaikum! Welcome to the new entries. Aku mau posting nih, esaiku yang Alhamdulillah bisa jadi juara 2 lomba esai muslim yang diselenggarakan Rohis Bontang Community. Semoga bermanfaat ya. Bismillah :) Tahun 2015 segera berakhir, saatnya menyambut dan menciptakan euforia fantastis di tahun 2016. Kira-kira, seperti apa ya cerita kehidupan kita di tahun 2016? Sebagai salah satu cara mewujudkan berbagai ragam keinginan kita di tahun baru, sebagian orang merencanakan membuat resolusi. Bukan persoalan yang rumit, namun beragam argumentasi menguar dari setiap individu, menulis resolusi itu penting atau tidak, sih? Jawabannya tentu bergantung dari tiap masing-masing individu. Mungkin, banyak yang bilang tidak penting karena merasa pesimis duluan sama mimpi-mimpinya dan berkata, ‘biarkan saja kehidupan seperti air mengalir, toh manusia yang merencanakan namun Allah swt yang menentukan’ . Ujung-ujungnya jadi merasa tidak realistis sama mimpinya. Kalau men

Capek Belajar? Nikah Aja!

Gambar
 http://www.hipwee.com/list/untuk-perempuan-yang-lelah-akan-kuliah-dan-ingin-menikah-saja/ Wow, it’s nice article! Buat yang belum baca, dibaca deh. Dijamin dapat pencerahan setelahnya  :) Aku pikir, ini artikel yang sangat inspiratif banget buat anak muda sekarang. Banyak yang mengeluh dan frustasi belajar, beranggapan, ‘Ngapain sih capek-capek belajar? Mending nikah aja!’ atau ‘Ngapain sekolah tinggi-tinggi ujung-ujungnya cuma jadi porter dapur (IRT, read) ’ Teman-teman sesamaku pun juga melakukan hal yang sama, mereka cenderung berpikir secara jangka pendek. Sekolah bikin capek, belajar itu membosankan, it too long they said. Nikah aja! Kalau menurut aku pribadi, the last word is too…horrible! Nikah? Secepat itu? Yakin sudah siap dengan segala tetek-bengek rumah tangga? Dan yang terpenting, nikah itu memangnya jauh lebih baik serta satu-satunya jalan menghindari pelajaran? Oh Girls, please open your mind. Jalan kita sebagai wanita masih sangat panjang. Oke, aku